Daftar Tempat Wisata di Pulau Jeju (Yang Bagus dan Yang Kurang Bagus) | Ucapan Jujur dari Pengunjung Lama yang Telah Tiga Kali Mengunjungi Jeju: Tempat-tempat Ini Memang Layak Dikunjungi, Sedangkan Tempat-tempat Ini Bisa Dilewati.

Daftar Tempat Wisata di Pulau Jeju (Yang Bagus dan Yang Kurang Bagus) | Ucapan Jujur dari Pengunjung Lama yang Telah Tiga Kali Mengunjungi Jeju: Tempat-tempat Ini Memang Layak Dikunjungi, Sedangkan Tempat-tempat Ini Bisa Dilewati.

Daftar Tempat Wisata Populer dan Tidak Populer di Pulau Jeju | Ucapan jujur dari pengunjung lama yang telah mengunjungi Jeju tiga kali: tempat-tempat ini memang layak untuk dikunjungi, sementara yang lainnya bisa dilewatkan saja.

Pertama kali saya pergi ke Pulau Jeju adalah pada musim semi tahun lalu, dan teman saya yang memaksa saya untuk pergi. Dia berkata, “Setelah kamu pergi ke sana, kamu akan tahu bahwa Jeju bukanlah tempat yang bisa dikunjungi hanya sekali saja.” Dan ternyata kata-katanya benar—hingga sekarang, saya sudah pergi ke Jeju sebanyak tiga kali, masing-masing sekali di musim semi, musim panas, dan musim gugur. Setiap kali saya pergi, selalu ada penemuan baru, dan juga banyak hal yang tidak terduga yang saya alami.

Artikel ini merupakan daftar tempat-tempat wisata di Pulau Jeju yang saya buat setelah melakukan tiga perjalanan, mengalami banyak kali tersesat, dan beberapa kali menyesal karena berpikir “seharusnya tidak pergi ke sana”. Daftar merah mencakup tempat-tempat yang benar-benar layak untuk dikunjungi lagi; sedangkan daftar hitam mencakup tempat-tempat yang menurut saya tidak perlu dikunjungi, bahkan membuat saya merasa menyesal setelah pergi ke sana. Semoga artikel ini dapat membantu Anda dalam merencanakan perjalanan ke Pulau Jeju, sehingga Anda bisa menghindari rute-rute yang tidak perlu dilewati.

Puncak Sunrise di Gunung Seongsan, Pulau Jeju

Daftar Merah Pertama: Puncak Gunung Seongsan Sunrise – Jika Anda ke Jeju dan tidak mendaki ke puncak ini, berarti seolah-olah Anda tidak pernah ke sana sama sekali.

Sejujurnya, sebelum pertama kali pergi ke sana, saya masih berpikir: “Hanya sebuah kawah gunung berapi saja, apakah benar-benar ada sesuatu yang begitu ajaib di dalamnya?” Setelah berhasil mendakinya, saya pun langsung berhenti berbicara.

Puncak Sunrise di Gunung Seongsan (성산일출봉) merupakan landmark di bagian timur Pulau Jeju, serta merupakan Situs Warisan Alam Dunia. Ini juga merupakan tempat yang selalu membuat saya terkesan setiap kali melihat foto-fotonya. Dari tempat parkir menuju pintu masuk gunung diperlukan waktu sekitar 10 menit, dan untuk mencapai puncak diperlukan waktu sekitar 40 hingga 50 menit (jika berjalan dengan santai). Di puncak, lubang vulkaniknya memberikan pemandangan yang sangat luas dan menenangkan—dengan jarak pandang 360 derajat yang semuanya adalah laut. Pada hari yang cerah, kita bahkan dapat melihat seluruh bentuk Pulau Jeju.

Kali kedua saya mengunjungi Jeju adalah di musim gugur, dan saya sengaja memilih waktu saat matahari terbit untuk pergi ke sana (ya, saya harus bangun sekitar pukul 5 pagi). Saat melihat matahari muncul dari permukaan laut, sepasang suami istri tua asal Korea di samping saya bertepuk tangan. Pemandangan itu masih teringat oleh saya hingga sekarang.

“Puncak Gunung Seongsan di mana matahari terbit adalah tempat yang selalu saya kunjungi setiap kali saya pergi ke Jeju, sebanyak tiga kali. Di musim semi, saya dapat menyaksikan lautan bunga canola yang mengelilingi kawah gunung berapi; di musim gugur, saya bisa melihat rumput sagu; dan jika beruntung, di musim dingin saya juga bisa menikmati pemandangan sal

ju. Setiap kunjungan memberikan kesan yang berbeda bagi saya.”

— Celia, seorang gadis asal Hong Kong yang sedang belajar di Korea Selatan, telah pergi ke Jeju sebanyak empat kali.

Informasi praktis:

  • 📍 Lokasi: Cheongsan-eup, Seogwipo-si, Provinsi Otonomi Khusus Jeju
  • 🕐 Jam operasional: Musim panas 07:30–19:00 / Musim dingin 07:00–17:50
  • 🎫 Tiket: Untuk orang dewasa, harga tiketnya adalah ₩5,000 (sekitar 120 yuan Taiwan).
  • 🚌 Transportasi: Dari pusat kota Jeju, naik bus nomor 700 selama sekitar 1 jam, atau sewa mobil dan berkendara sendiri selama sekitar 40 menit.
  • ⚠️ Peringatan: Di musim semi, anginnya sangat kencang, jadi pastikan topi Anda diikat dengan tali! (Pertama kali saya pergi ke sana, topi saya terbawa angin dua kali, sungguh memalukan.)
Pulau Udo, Pulau Jeju

Daftar Merah Kedua: Pulau Niu – Tempat di seluruh Jeju yang paling ingin saya kunjungi lagi, tidak ada yang lain.

Udo adalah sebuah pulau terpencil di bagian timur Jeju, dan dinamai demikian karena bentuknya yang menyerupai seekor sapi yang sedang berbaring. Jika Anda bertanya kepada saya di mana laut di Jeju yang paling indah, saya akan tanpa ragu menjawab bahwa itu adalah Udo.

Dari Pelabuhan Chengshan, perjalanan dengan feri memakan waktu sekitar 15 menit untuk sampai ke Pulau Niu. Di pulau tersebut, Anda dapat menyewa sepeda listrik atau motor untuk berkeliling (tidak disarankan untuk berjalan kaki, karena pulau ini lebih besar dari yang dibayangkan). Rute yang saya rekomendasikan adalah: Menara Mercusuar Pulau Niu (menikmati pemandangan air laut berwarna biru-hijau yang bergradasi) → Pantai Pasir Putih (berenang di laut) → Es krim kacang tanah (wajib dicoba!) → Tebing Pulau Niu (pemandangan geologi yang menakjubkan).

Pertama kali saya pergi ke Pulau Niudao, cuacanya mendung; warna air lautnya abu-abu kebiruan, dan sudah terlihat sangat indah. Ketika saya pergi untuk kedua kalinya, cuacanya cerah sekali, dan warna air laut berubah menjadi biru Tiffany; saya langsung terpaku melihatnya. Warna seperti itu benar-benar tidak bisa dihasilkan hanya dengan menggunakan filter foto.

Informasi praktis:

  • 📍 Lokasi: Niu Island, Kota Jeju, Provinsi Otonomi Khusus Jeju
  • 🚢 Transportasi: Dari Pelabuhan Chengshan, Anda dapat menggunakan feri (biaya pergi pulang sekitar ₩5.500; untuk sepeda motor, biaya pergi pulang sekitar ₩2.500).
  • 🛵 Transportasi di pulau: Sewa sepeda listrik per hari seharga ₩20.000, sewa motor sekitar ₩30.000
  • ⚠️ Peringatan: Pada musim puncak (bulan Juli hingga Agustus), antrian untuk naik feri akan sangat panjang. Disarankan untuk pergi lebih awal atau memesan tiket secara daring terlebih dahulu.
Gunung Hanna, Pulau Jeju

Daftar Merah Tiga: Taman Nasional Hanna Mountain – Puncak tertinggi di Korea; jika Anda cukup bugar, pastikan untuk mencobanya.

Gunung Hanra (한라산) memiliki ketinggian 1.950 meter dan merupakan gunung tertinggi di Korea. Jika Anda menyukai aktivitas mendaki gunung, maka tempat ini pasti harus Anda kunjungi saat berada di Jeju. Namun, jika Anda tidak suka mendaki… sebenarnya Anda juga bisa naik mobil ke pintu masuk Uirimuk, lalu berjalan sebentar di jalur setapak hutan yang mudah diikuti. Dengan cara ini, Anda tetap dapat menikmati keindahan alami Gunung Hanra tanpa perlu mencapai puncaknya.

Baru pada kunjungan ketiga saya ke Jeju, saya akhirnya berani mendaki Gunung Hanna. Rute yang saya pilih adalah “Uirimuk-sang → Yeongsim-a”, dengan jarak tempuh sekitar 3,5 hingga 4 jam perjalanan satu arah. Sepanjang perjalanan, kita akan melewati hutan pinus primitif dan bentang alam berupa batuan vulkanik. Setelah sampai di puncak (atau hampir mencapai puncak, tergantung pada kondisi cuaca pada hari itu), kita dapat melihat Danau Kawah Vulkanik “Baeruktan”.

“Pada pagi hari ketika kami memulai pendakian Gunung Han Na, masih turun hujan gerimis. Namun di tengah perjalanan, cuaca tiba-tiba berubah menjadi cerah, dan awan-awan bergulung-gulung di bawah kaki kami. Pemandangan itu masih teringat oleh saya hingga sekarang. Namun perlu diingatkan bahwa Gunung Han Na bukanlah bukit kecil yang bisa didaki dengan sembarangan. Sepatu yang digunakan harus memiliki sol yang anti-lengket, karena jalanannya sangat licin saat hujan, dan bahkan ada jalan yang tertutup salju di musi

m dingin. Pastikan terlebih dahulu apakah rute pendakian tersebut dibuka untuk umum pada hari itu.”

— Vicky, 28 tahun, seorang desainer dari Kaohsiung, Taiwan

Informasi praktis:

  • 📍 Lokasi: Haean-dong, Kota Jeju, Provinsi Otonomi Khusus Jeju
  • 🕐 Jam operasional: Bervariasi tergantung musim, sekitar pukul 05:30 hingga 13:00. Ada batasan waktu untuk memasuki area gunung, harap pastikan terlebih dahulu.
  • 🎫 Tiket: Gratis (namun untuk mencapai puncak, Anda perlu mengajukan permohonan izin terlebih dahulu melalui situs resmi).
  • 🚌 Transportasi: Dari pusat kota Jeju, naik bus nomor 740 hingga stasiun pintu masuk Hanna Mountain, perjalanan memakan waktu sekitar 40 menit.
  • ⚠️ Peringatan: Jika Anda mengendarai mobil pribadi, parkirannya cukup terbatas, jadi disarankan untuk datang lebih awal. Ada beberapa rute yang bisa dipilih, dan bagi pemula, rute “Yuli Mu” sangat direkomendasikan.

Daftar Merah Keempat: Akses ke Pantai yang Romantis – Jalur pejalan kaki di tepi laut yang dapat dinikmati tanpa perlu membeli tiket masuk.

Seobji Kojiji terletak di bagian timur Pulau Jeju dan merupakan jalan setapak yang dibangun di sepanjang tebing pesisir. Tempat ini sering digunakan sebagai lokasi syuting untuk banyak drama Korea (misalnya, drama “Legenda Laut Biru” syuting di sini), namun bahkan mereka yang bukan penggemar drama Korea pun akan merasa tempat ini sangat indah.

Panjang jalan setapak ini sekitar 4,5 kilometer, dan dibutuhkan waktu sekitar 1 hingga 1,5 jam untuk menempuhnya. Di sepanjang perjalanan, di satu sisi terdapat lautan biru yang menghadap tebing terjal, sedangkan di sisi lain terdapat padang rumput dan ladang bunga kanola (jika Anda berkunjung pada musim semi). Di ujung jalan terdapat mercusuar berwarna putih, dan berfoto di sana akan menghasilkan gambar yang sangat indah.

Dan yang paling penting—benar-benar gratis. Dibandingkan dengan beberapa tempat wisata yang membebankan biaya, nilai yang diperoleh dari pengalaman tersebut sangatlah tinggi.

Informasi praktis:

  • 📍 Lokasi: Cheongsan-eup, Seogwipo-si, Provinsi Otonomi Khusus Jeju
  • 🕐 Jam operasional: 09:00–19:00
  • 🎫 Tiket: Gratis
  • 🚗 Transportasi: Dari puncak Gunung Chengshan, perjalanan dengan mobil memakan waktu sekitar 10 menit, atau Anda dapat menggunakan bus nomor 710.

Daftar Merah Lima: Pantai Moonting-ri – Pantai paling populer di pesisir timur Jeju

월정리 adalah pantai yang menjadi sangat populer di Instagram dalam beberapa tahun terakhir. Ciri khasnya adalah adanya deretan kursi berwarna-warni yang disusun di tepi laut. Tugasnya hanyalah duduk di kursi tersebut, menghadap ke laut, lalu mengambil foto. Sangat sederhana, namun foto-foto yang dihasilkan benar-benar indah.

Air laut berwarna biru-hijau yang berlapis-lapis. Pantai yang dangkalnya cukup panjang ini sangat cocok untuk bermain air. Di sekitarnya terdapat banyak kafe dengan pemandangan laut; setelah lelah bermain, Anda bisa minum kopi sambil menikmati pemandangan laut. Saat kunjungan ketiga saya ke Jeju, saya menghabiskan satu sore penuh di sini, tidak melakukan apa-apa, hanya duduk dan termenung, dan rasanya sangat menyegarkan dan menenangkan.

Informasi praktis:

  • 📍 Lokasi: Uledong, Jeju-si, Provinsi Otonomi Khusus Jeju
  • 🕐 Jam buka: Buka sepanjang hari
  • 🎫 Tiket: Gratis
  • ⚠️ Peringatan: Pada musim panas, jumlah orang akan sangat banyak. Jika Anda ingin mengambil foto kursi yang tidak ada orang di sekitarnya, disarankan untuk pergi lebih awal (sebelum pukul 9 pagi).
Pantai Wolting-ri, Pulau Jeju

Daftar Merah Keenam: Pasar Tradisional Dongmen – Tempat yang wajib dikunjungi oleh para pecinta makanan lezat; di sini Anda dapat menikmati jeruk, daging babi hitam, dan sup seafood sekaligus.

Pasar Dongmun (Dongmun Jerae Market) merupakan pasar tradisional terbesar di kawasan Kota Jeju, dan tempat ini selalu menjadi destinasi wajib dalam setiap perjalanan saya ke Jeju. Di sini, Anda dapat menemukan berbagai produk khas Jeju seperti jeruk, kacang tanah, serta cokelat berbahan jeruk. Ada juga area makanan, termasuk jalan-jalan yang menjual daging babi hitam yang terletak tepat di sebelah pasar, serta area souvenir.

Berikut adalah beberapa menu yang wajib Anda coba:

  • 🍊 Jeruk Jizhou: Selama musimnya (November hingga Februari), jeruk ini sangat manis, dan harga belinya di pasar jauh lebih murah dibandingkan di area wisata.
  • 🐷 Daging Babi Hitam Panggang: Di sebelah pasar, ada banyak tempat yang menjual daging babi hitam panggang, dan harganya lebih murah dibandingkan di Seoul.
  • 🍵 Cokelat jeruk: Harganya lebih murah dibandingkan dengan toko bebas pajak di bandara, jadi sebaiknya bandingkan harganya terlebih dahulu.

Informasi praktis:

  • 📍 Lokasi: Idu 1-dong, Kota Jeju, Provinsi Otonomi Khusus Jeju
  • 🕐 Jam operasional: Sekitar 08:00–21:00 (setiap stan mungkin memiliki jam operasional yang sedikit berbeda).
  • 🎫 Tiket: Gratis (biaya konsumsi ditanggung oleh pelanggan sendiri)
  • 🚗 Transportasi: Di dalam kawasan Kota Jeju, dapat diakses dengan berjalan kaki, atau naik bus kota menuju halte “Pasar Dongmen”.

BeautsGO

BeautsGO

Terakreditasi resmi

📍 Platform Pemesanan Perawatan Kecantikan di
Korea
🚇 Mencakup Seoul, Jeju, Busan

🕐 Layanan pelanggan berbahasa Tionghoa 24 jam sehari

✨ Manajemen Kulit di Jizhou · Perawatan Kecantikan Medis di Jiangnan · Pemesanan dalam Bahasa Tionghoa

💰 Prosedur kecantikan populer di Jizhou
Proyek yang direkomendasikan Harga referensi
Manajemen Kulit di Jeju Silakan kunjungi BeautsGO untuk informasi lebih lanjut.
Kecantikan dengan Laser di Jeju Silakan kunjungi BeautsGO untuk informasi lebih lanjut.
Program perawatan anti-penuaan di Jeju Silakan kunjungi BeautsGO untuk informasi lebih lanjut.


📅 Segera buat janji temu di BeautsGO dan temukan berbagai pilihan perawatan kecantikan di Jeju.

Daftar Hitam Pertama: Batu Longtou – Sejujurnya, batu itu sendiri tidak terlihat menarik.

Mari jelaskan terlebih dahulu: Gunung Yongduam bukan berarti “tidak menarik untuk dilihat”, melainkan “tidak layak untuk dikunjungi secara khusus”.

Batu Naga adalah sebidang batuan vulkanik yang terletak di tepi laut kawasan Kota Jeju. Bentuknya menyerupai kepala naga, itulah sebabnya dinamakan Batu Naga. Di sampingnya terdapat jalan setapak di tepi laut, dan pemandangan matahari terbenam di sana sangat indah. Namun, jika waktu Anda terbatas, saya sarankan untuk mengalokasikan waktu tersebut untuk tempat-tempat wisata lain. Batu Naga bisa dikunjungi pada hari terakhir perjalanan Anda, sebelum berangkat ke bandara.

Ini adalah pertama kalinya saya pergi ke Jeju, dan saya sengaja menyisihkan waktu khusus untuk pergi ke sana. Saya hanya mengambil dua foto, lalu berpikir, “Hmm… cukup begitu saja?” Saya berhasil menjelajahi seluruh tempat tersebut dalam waktu sepuluh menit saja.

Kesimpulan: Cocok untuk orang-orang yang “berada di wilayah kota Jeju dan memiliki waktu luang”, dan tidak cocok bagi mereka yang “sengaja mengatur jadwal perjalanan hanya untuk hal ini”.

Daftar Hitam Kedua: Museum Teddy Bear – Jika orang dewasa yang mengunjunginya, hmm…

Museum Beruang Teddy Jeju (제주테디베어뮤지엄) sangat terkenal di kalangan wisatawan Tiongkok. Jika Anda membawa anak-anak, tempat ini pasti merupakan pilihan yang ideal. Namun, jika Anda seorang orang dewasa yang tidak membawa anak-anak… saya harus jujur, Anda tetap bisa mengunjunginya, tapi jangan berharap terlalu banyak.

Tiketnya berharga ₩12.000 (sekitar 300 yuan), dan di dalamnya ditampilkan berbagai adegan yang melibatkan boneka Teddy Bear, seperti peristiwa sejarah, lukisan terkenal dunia, dan sebagainya. Boneka-boneka tersebut memang sangat menggemaskan, tapi menurut saya, cukup menontonnya selama sekitar 40 menit saja sudah cukup. Secara pribadi, saya rasa nilai uang yang dikeluarkan untuk tiket ini tidak sebanding dengan apa yang bisa didapat; dengan uang yang sama, saya lebih memilih untuk menggunakannya untuk makan malam yang enak.

Kesimpulan: Berwisata bersama keluarga adalah pilihan terbaik; bagi orang dewasa yang berwisata sendiri, disarankan untuk menilai minat Anda terlebih dahulu sebelum membuat keputusan.

Informasi praktis:

  • 📍 Lokasi: Jalan Wisata Bahasa Tionghoa, Kota Seogwipo, Provinsi Otonomi Khusus Jeju
  • 🕐 Jam operasional: 09:00–18:00
  • 🎫 Tiket: Untuk orang dewasa ₩12.000

Daftar Hitam Nomor Tiga: Guan Zhang Ku – Saat ini sedang dalam proses renovasi, dan bahkan jika sudah dibuka, tempat ini tidak cocok untuk semua orang.

Gua Manjang (만장굴) merupakan Warisan Alam Dunia yang diakui oleh UNESCO, dan merupakan gua yang terbentuk dari lava dengan panjang lebih dari sepuluh kilometer. Terdengar sangat menakjubkan, bukan? Tapi—

Pertama-tama, saat ini (tahun 2026), gua Wanzhang masih dalam proses perbaikan dan ditutup hingga akhir tahun 2025, sehingga saat ini sama sekali tidak mungkin untuk masuk ke dalamnya. Kedua, bahkan jika gua tersebut dibuka untuk umum, bagian dalamnya sangat licin, cahayanya redup, dan diperlukan untuk naik tangga serta melewati jalur yang sempit, sehingga kondisi ini tidak terlalu cocok untuk orang tua atau mereka yang mengalami masalah dengan lutut.

Jika Anda tidak terlalu antusias dengan pemandangan geologi, saya sarankan untuk menghabiskan waktu Anda di tempat-tempat wisata luar ruangan lainnya. Mengenai Wan Zhang Ku, Anda bisa mengunjunginya nanti jika ada kesempatan.

Kesimpulan: Saat ini, tempat tersebut masih dalam proses renovasi sehingga tidak dapat diakses. Bahkan jika nantinya dibuka untuk umum, hanya para pencinta pemandangan geologi yang disarankan untuk mengunjunginya secara khusus.

Daftar Hitam Keempat: Taman Hiburan Tema Myth World di Jeju – Harganya tidak murah, dan ulasan para pengunjung sangat beragam.

Jeju Myth World (제주신화월드) adalah taman hburan bertema yang terletak di kompleks resor besar di bagian barat Pulau Jeju, dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti kereta luncur dan wahana air. Jika Anda membawa anak-anak atau menyukai taman hburan bertema, maka tempat ini merupakan pilihan yang layak untuk dipertimbangkan.

Namun, jika tujuan utama Anda adalah “menikmati pemandangan alam Jeju”, saya sarankan untuk melewatkan opsi ini. Harganya tidak murah (tiket satu hari mulai dari sekitar ₩50.000), dan banyak fasilitas yang memerlukan pembayaran tambahan. Di internet juga ada ulasan dari para turis yang menyatakan bahwa “keadaan pemeliharaan fasilitas tidak sesuai dengan harapan” dan “waktu antrian terlalu lama”.

Kesimpulan: Cocok untuk aktivitas berwisata bersama anak-anak, tetapi tidak cocok bagi para wisatawan yang ingin mengalami secara mendalam keindahan alam Jeju.

Pasar Dongmun, Pulau Jeju

Lima pelajaran berharga yang saya dapatkan selama tiga kali pergi ke Jeju

Terakhir, saya ingin berbagi beberapa kesalahan yang pernah saya alami saat tiga kali mengunjungi Jeju, semoga Anda dapat menghindarinya:

Pelajaran pertama: Jangan menghemat uang untuk naik bus; di Jeju, Anda harus menyewa mobil.

Pertama kali saya pergi ke Jeju, saya berpikir bahwa menggunakan bus akan lebih menghemat waktu dan biaya. Namun, perjalanan dari bandara ke pusat kota Seogwipo memakan waktu hampir dua jam, sehingga dalam satu hari saya sama sekali tidak bisa mengunjungi banyak tempat. Pada kedua kunjungan berikutnya, saya menyewa mobil, dan ternyata cara ini jauh lebih efisien.

Tempat-tempat wisata di Pulau Jeju tersebar di empat arah, yaitu timur, selatan, barat, dan utara. Karena tidak ada kereta cepat, jarak antar-jadwal bus cukup jauh, sehingga jika tidak menyewa mobil, sebagian besar waktu akan terbuang untuk perjalanan.

Tips kecil untuk menyewa mobil:

  • Diperlukan SIM internasional beserta salinan asli SIM Taiwan.
  • Jalan di Jeju sempit dan tempat parkirnya terbatas, sehingga tabrakan kecil sering terjadi. Oleh karena itu, sangat penting untuk membeli asuransi yang mencakup semua risiko.
  • Uang sewa berkisar antara 1.200 hingga 2.000 yuan per hari (termasuk asuransi penuh).

Pelajaran kedua: Jangan sembarangan memilih restoran yang ada di pinggir jalan; lihatlah lebih banyak ulasan terlebih dahulu.

Pernah suatu kali saya memilih restoran seafood di pinggir jalan secara acak, dan supnya memiliki bau yang sangat tidak enak, serta bahan-bahannya juga tidak segar; setelah menyantapnya, saya sangat menyesal. Kemudian, saya belajar untuk lebih berhati-hati, dan sebelum pergi ke restoran, saya selalu melihat ulasan di Google Maps atau meminta rekomendasi dari teman-teman yang tinggal di daerah tersebut.

Dalam hal pemilihan produk asuransi, restoran-restoran yang terletak di Jalan Daging Babi Hitam di kawasan pusat kota Jeju, serta restoran-restoran yang berada di pasar Seogwipo setiap hari, umumnya mendapatkan penilaian yang cukup stabil.

Pelajaran ketiga: Saat membeli hadiah untuk teman-teman di pasar Timur, sebaiknya bandingkan harga dari beberapa toko terlebih dahulu.

Orang-orang yang sama yang menjual produk cokelat dan kacang kenari, harga yang ditawarkan bisa sangat berbeda di toko-toko yang berbeda (terutama jika dibandingkan antara area wisata dengan pasar biasa). Saya mendapatkan pelajaran penting saat berbelanja di Pasar Timur: sebaiknya bandingkan harga terlebih dahulu sebelum membeli. Pilihan barang hadiah di bandara sangat terbatas dan harganya juga lebih mahal, jadi sebaiknya jangan beli barang hadiah di bandara.

Pelajaran keempat: Angin di Jeju pada musim semi sangat kencang, jadi pastikan topi yang Anda pakai dilengkapi dengan tali pengikat.

Ini sudah pernah disebutkan sebelumnya, tetapi layak untuk diulang lagi. Pada musim semi, ketika saya pergi ke puncak Gunung Chengshan untuk menyaksikan matahari terbit, topi saya terbang dua kali, dan itu sangat memalukan. Angin di Jeju tidaklah biasa-biasa saja, terutama pada musim semi dan gugur; jadi, jaket anti angin dan topi bertali sangat penting untuk dibawa.

Pelajaran kelima: Jika Anda pergi ke Jeju di musim dingin, pastikan Anda benar-benar tidak takut kedinginan.

Penjelasan rinci tentang cara membuat janji temu di BeautsGO – Bagaimana cara membuat janji temu untuk melakukan perawatan kecantikan di Jeju.

Berbicara tentang pariwisata Jeju, saat ini semakin banyak orang yang menyempatkan diri untuk menjalani perawatan kulit selama mengunjungi pulau tersebut. Lagipula, di Jeju terdapat banyak klinik kulit berkualitas tinggi, dengan harga yang kurang lebih sama dengan di Seoul (bahkan beberapa klinik menerapkan tarif yang sama untuk pasien dari Korea dan Tiongkok), dan setelah prosedur perawatan, pengunjung dapat berjalan-jalan di tepi laut untuk bersantai, yang jauh lebih nyaman dibandingkan harus berdesakan di kereta bawah tanah saat melakukan kontrol pasca-tindakan di Seoul.

Jika Anda juga ingin mengalami perawatan kulit selama mengunjungi Jeju, saya sangat merekomendasikan untuk melakukan pemesanan melalui platform BeautsGO, dan alasannya adalah sebagai berikut:

  • ✅ Platform ini menyediakan layanan pelanggan dalam bahasa Tionghoa, sehingga Anda dapat berkomunikasi dengan lancar tanpa perlu menggunakan bahasa Korea.
  • ✅ BeautsGO merupakan platform kerjasama resmi yang menjamin bahwa kualifikasi klinik tersebut memenuhi persyaratan yang berlaku.
  • ✅ Anda dapat memeriksa terlebih dahulu apakah ada jadwal kosong pada hari tersebut, agar tidak perlu datang secara sia-sia.
  • ✅ Biaya seluruh prosesnya transparan, tanpa biaya tambahan untuk jasa perantara.
  • ✅ Beberapa klinik menerapkan kebijakan harga yang sama untuk pasien dari Tiongkok dan Korea, jadi Anda tidak perlu khawatir akan dikenakan biaya yang lebih tinggi hanya karena Anda adalah turis.

Cara pertama: Pesan terlebih dahulu melalui aplikasi BeautsGO.

  1. Cari “BeautsGO” di App Store atau Google Play, lalu unduh dan instal aplikasinya.
  2. Setelah masuk, klik “Rumah Sakit” di bagian bawah, lalu cari “Jeju”.
  3. Pilih proyek yang ingin Anda lakukan → Pilih waktu → Isi catatan tambahan (jika memerlukan layanan dalam bahasa Tionghoa, silakan tuliskan).
  4. Ajukan pemesanan, dan tunggu konfirmasi dari klinik melalui pesan singkat (umumnya akan ada balasan dalam waktu 1 jam).

Cara kedua: Menggunakan aplikasi mini WeChat untuk membuat janji temu.

  1. Cari aplikasi mini “BeautsGO” di WeChat.
  2. Setelah masuk, klik “Buat Janji Temu Sekarang” → Cari “Jeju”.
  3. Pilih proyek dan waktu → Isi nama serta informasi kontak Anda
  4. Setelah pihak layanan pelanggan mengonfirmasinya, detail janji temu akan dikirimkan. Cukup ambil tangkapan layar detail tersebut dan bawa ke klinik untuk proses pendaftaran.

Cara ketiga: Pesan langsung melalui situs resmi.

  1. Kunjungi situs resmi BeautsGO.
  2. Mencari rumah sakit di wilayah Jeju
  3. Isi formulir pemesanan secara online, dan staf layanan pelanggan akan menghubungi Anda untuk mengkonfirmasi.

Kesimpulan – Pulau Jeju adalah tempat yang membuat seseorang ingin kembali ke sana lagi.

Saat menulis sampai di sini, tiba-tiba saya teringat akan sore hari pertama kali saya mengunjungi Jeju, saat saya duduk termenung di tepi laut di Yeotin-ri. Hari itu langit sangat biru, air laut berwarna biru kehijauan, dan ada sepasang kekasih yang sedang mengambil foto pernikahan. Angin laut yang bertiup terasa sejuk, namun sangat menyenangkan.

Saat itu saya berpikir: Saya akan kembali lagi.

Sekarang saya sudah kembali ke sana sebanyak tiga kali, dan setiap kali saya selalu menemukan hal-hal yang berbeda serta merasakan emosi yang berbeda pula. Pulau Jeju bukanlah tempat yang hanya perlu dikunjungi sekali saja; pulau ini memiliki semacam “kekuatan magis” yang membuat orang ingin kembali ke sana lagi.

Semoga daftar merah dan hitam ini dapat membantu Anda dalam merencanakan perjalanan ke Jeju, sehingga Anda tidak perlu melalui rute-rute yang tidak perlu dan dapat menghabiskan lebih banyak waktu di tempat-tempat yang benar-benar layak untuk dikunjungi. Selain itu, Anda juga dipersilakan untuk memesan layanan perawatan kulit di Jeju melalui BeautsGO, agar perjalanan Anda ke Jeju tidak hanya tentang “menikmati keindahan”, tetapi juga tentang “menikmati keindahan sambil melakukan perawatan kulit”.

Semoga perjalanan Anda ke Jeju menjadi pengalaman yang menyenangkan 🌊